Facebook Buka Linov, Wadah Kolaborasi Developer Lokal

shape image

Facebook Buka Linov, Wadah Kolaborasi Developer Lokal

Facebook Indonesia melalui Program Ekosistem Hub memperkenalkan ruang Lab Innovation Indonesia (Linov) yg ditujukan sebagai wadah bagi para pengembang situs web & pelaksanaan, pelaku perusahaan rintisan, dan inovator teknologi lainnya buat saling berkolaborasi.

Jendral Poker Agen Poker PKV -

Public Policy Lead Facebook Indonesia Ruben Hattari menyatakan program hub ekosistem berdasarkan Facebook Indonesia ini merupakan sebuah fasilitas luar jaringan yang terdiri berdasarkan dua ruangan fisik yang dibangun buat komunitas sosial

“Melalui program hub ekosistem ini kami ingin memberikan dukungan yang tepat bagi komunitas sosial dan komunitas industri teknologi di Indonesia agar terus tumbuh dan berkembang, serta bersama-sama menyebarkan dampak positif bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, baik online maupun offline,” ujarnya, Senin (24/6/2019).

Dia menambahkan, melalui program hub ekosistem ini pihaknya telah merilis Ruang Komunal Indonesia (RuKi) dan Lab Innovation Indonesia (Linov). RuKi pertama kali dibuka untuk umum pada 23 Mei 2018, dan telah menjadi tempat untuk berbagai komunitas sosial untuk menyelengarakan acara.

Selama 1 tahun sejak dibuka untuk umum, sekitar 4.387 orang dari 869 komunitas di wilayah Jabodetabek tercatat telah menggunakan fasilitas RuKi untuk berinteraksi. Sepanjang tahun tersebut, RuKi juga telah menjalankan sekitar 212 program, baik yang diselenggarakan langsung oleh Facebook maupun yang diinisiasi oleh komunitas sendiri.

JENDRALPOKER - Website Agen Poker dan Terpopuler Indonesia

Poker Online | Domino 99 | Bandar Q | Bandar 66

Bandar Poker | Capsa Susun | Adu Q | Sakong

Ruben  menjelaskan, RuKi terbuka untuk komunitas teknologi dan nonteknologi, sedangkan Linov yang baru diluncurkan fokus pada ekosistem komunitas teknologi, mulai dari pengembang situs dan aplikasi, para penggiat perusahaan rintisan, hingga investor.

“Kalau di Facebook pengguna banyak yang berinteraksi secara online tapi banyak isu-isu penting yang hanya bisa didiskusikan secara offline. Kami berharap adanya ruang ini dapat menghasilkan lebih banyak kegiatan komunitas yang positif,” ujarnya.

Director Developer Partnerships and Programs Facebook APAC Virginia Yang menyatakan program hub ekosistem dibentuk berdasarkan tiga pilar, yaitu membangun bersama, membangun kapasitas orang-orang di dalam komunitas, dan membangun masa depan.

“Kami ingin menyediakan tempat untuk seluruh pelaku ekosistem teknologi agar mereka dapat memiliki ruang untuk membangun jaringan dan tumbuh berkembang,” ujarnya.

Lead of Developer Circles Jakarta Luri Darmawan menyatakan, kehadiran ruang seperti Linov cukup membantu para pengembang untuk saling berinteraksi dan berkolaborasi dalam menciptakan produk baru. Selain itu, ruang ini juga dapat mengikis jarak yang ada antara pengembang aplikasi dengan instansi yang mempekerjakan mereka.

“Mereka [para developer] bisa saling berbagi dan membuat perusahaan rintisan sendiri. Ada juga yang direkrut oleh perusahaan rintisan besar,” ujarnya.

Posted byJendral Poker Agen Poker PKV

Kami ada karena Anda

Kampusbet | Jendralpoker

    BBM      : 2B118FB2

    WhatsApp : +855 8731 8883

    WeChat : Kampusbet

© Copyright 2020 jasa whatsapp blast | Rajatheme.com

Form WhatsApp

Pesan anda akan segera kami proses.

Pesan Sekarang
close
Jual Software Whatsapp Bulk Sender Blaster Anti Banned